Monday, August 18, 2014

Capek

"Kalau kamu tidak capek, berarti kamu sedang tidak memperjuangkan apapun  dihidupmu" @Soydiyos

Sunday, June 29, 2014

15 Reasons to date an Accountant #Re-post

1. Need to calculate a tip? Your date thinks numbers are fun.
2. Accountants are exceptional decision-makers.
3. They’re ethical. Accountants abide by strict accounting standards. If you like playing by the rules, an accountant might be your perfect match.
4. They’re also good at finding loopholes. Accountants know the rules so well, they can make them work for you.
5. Brains are beautiful.
6. Accountants are always learning and updating their knowledge base.
7. Accountants are not afraid of commitment. (They stuck with accounting, right?)
8. They’ve got moves like Jagger. Literally. Mick Jagger was once a student of accountancy. So was Janet Jackson.
9. They’ll take the fear out of money matters. Date an accountant, and there’s no need to fear being audited.
10. You’ll have tax-season help.
11. Accountants are both teachers and stress-relievers, helping other people make sense of confusing rules and terms.
12. If “financially responsible” is on your must-have list, look no further.
13. Got a secret? Accountants are trustworthy, reliable and can handle confidential information.
14. You’ll receive free financial advice from someone you know has your best interests at heart.
15. Accountants are up for a challenge.

By: Dave Howard, from his young professionals blog, Jump Factor
 

Monday, May 19, 2014

Tidak Ada yang lebih Mulia antara Pengusaha dan Karyawan


Postingan kali ini masih sedikit tentang pertemanan :)

Aku mempunyai teman-teman dari beberapa perkumpulan, teman kantor, teman bermain, teman SMA , teman kuliah, teman komunitas.

Disatu sisi jika aku berkumpul bersama salah satu perkumpulan dari mereka, aku mendapat anggapan bahwa ga ada yang lebih keren dibanding kerja di pemerintahan atau perusahaan asing plus ternama, apalagi kalo bukan berarti pintar karena rangkaian tes dan rate take home pay yang menggoda.

Disisi lainnya perkumpulan yang lain memberi sudut pandang bahwa tidak ada yang lebih luarbiasa jika bisa menjadi pengusaha dari usia muda. Hidup sesuai passion, menjalani kehidupan dengan enjoy. Dan HELOO hidup cuma sekali..

Jadi aku mendapat dua pemikiran berbeda, dan tentu saja keputusan akan jalan hidupku ada ditanganku. Pihak pertama (mengejar jabatan tinggi diperusahaan) cenderung beranggapan bahwa pihak kedua (pengusaha) terlalu muluk, terlalu beresiko. Pihak kedua pun beranggapan bahwa pihak pertama terlalu "let it flow" akan kehidupan.

Tapi master Dewa Eka Prayoga memberitahuku lewat bukunya


"Tidak ada yang lebih mulia antara pengusaha dan karyawan kecuali ketaqwaannya kepada Allah SWT"


Yup betul banget, ini semua pilihan hidup dan apapun pilihannya, pastikan bahwa orang lain yang berbeda dengan pilihan kita, tidak kita nilai sebelah mata. :) :)